JURNAL PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

09 Maret 2021 0 komentar

JURNAL PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

 

PEMERINTAH PROVONSI JAWA TENGAH

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SMK NEGERI 1 WIROSARI

Jalan Gajahmada Nomor 144, Kec. Wirosari, Kab. Grobogan Kode Pos 58192 Telp (0292) 761543

locomotor.smkn1wirosari.sch.id


PENINGKATAN PEMBELAJARAN PASSING SEPAK BOLA MELALUI SISTEM PERSONAL PADA PESERTA DIDIK KELAS XI

DI SMK N 1 WIROSARI  KABUPATEN GROBOGAN

Agus Setyasari

agussetyasari98@guru.smk.belajar.id

 

ABSTRAK

Permainan sepak bola adalah salah satu olahraga yang di lakukan oleh peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani dalam hal ini adalah teknik dasar passing bawah sepak bola merupakan salah satu materi yang harus di berikan kepada siswa dalam rangka meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan aplikasi lansung dengan kemampuan yang di miliki oleh peserta didik , kondisi serta membangun kesehatan baik jasmani dan rohani maka tujuan penelitian ini adalah meningkatkan passing sepak bola melalui sistem personal pada Peserta Didik kelas XI di Smk N 1 Wirosari Kabupaten Grobogan metode dalam penelitian ini mengunakan diskriptif kuantitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas olahraga. Berdasarkan hasil penelitian peserta didik dapat meningkatkan passing bawah sepak bola melalui sistem personal di kelas XI di Smk N 1 Wirosari Kabupaten Grobogan pada siklus I nilai rata-rata yang di peroleh pada Siklus I ini adalah terdapat 27 peserta didik tuntas dengan persentasi 75 % dan 9 peserta didik yang belum tuntas dengan persentasi 25 %, dan di lanjutkan ke Siklus II dengan ketuntasan diatas 75 % sesuai KBM terdapat 36 peserta didik yang tuntas dengan persentasi 91 % tuntas masih ada 5 peserrata didik atau 9 % yang belum tuntas, adapun nilai ketuntasan dalam pelajaran penjas sesuai KBM yang ada di sekolah adalah 75   Pembelajaran personal sistem memang sangat berpengaruh untuk memberikan kontribusi pada saat proses pembelajaran sepak bola khususnya passing bawah sepak bola.

 

 

Kata Kunci. Passing Bawah Sepak Bola, Sistem Personal


 

        PENDAHULUAN

Sepak bola merupakan sebuah olahraga yang sangat di gemari oleh peserta didik khususnya di Smk N 1 Wirosari Kabupaten Grobogan dimana sebuah sekolah yang sepak bolanya selalu menjadi olahraga unggulan di ekstrakulikuler sepak bola dalam satu minggu 3 kali di adakanya latihan

Pendidikan jasmani merupakan salah satu Pembelajaran yang merupakan sebuah langkah awal guna untuk mencapai sebuah levil yang di harapakn dalam hal ini, Menurut (Dimyati dan Mudjiono, 2015) Pembelajaran merupakan kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional untuk membuat siswa belajar secara aktif yang menekankan pada penyediaan sumber belajar, agar mampu meningkatakan kemampuan dalam segala factor. (h: 297) adanya perubahan pengetahuan dari tidak tahu menjadi tahu, Sejalan dengan itu Rusman (2014) menyatakan bahwa pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lain (h

:1) Dari berbagai ahli diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menjadi satu kesatuan di dalam pendidikan, pembelajaran merupakan suatu proses interaksi antara siswa dan guru atau individu yang satu dengan individu yang lainnya, dalam hal ini pembelajaran yang dilakukan di sekolah juga mempunyai tujuan tertentu, adapun tujuan dalam pembelajaran yang dilakukan di sekolah tersebut dimulai dari tujuan umum sampai ke tujuan khusus, sepak boal bagian penting dalam meningkatkan aspek koknitif, afektif dan psikomotor

Menurut Luxbacher (2016: h: 1) menyatakan bahwa “sepak bola merupakan sesuatu yang umum diantara orang-orang dengan latar belakang dan keturunan yang berbeda-berbeda, sebuah jembatan yang menghubungkan jenjang ekonomi, politik, kebudayaan, dan agama”. Sepak bola pada dasarnya merupakan olahraga yang memainkan bola dengan menggunakan kaki, permainan sepak bola memiliki tujuan dalam permainannya yaitu untuk mencetak gol sebanyak banyaknya dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan untuk mencapai sebuah kemenangan. Sepak bola sendiri juga memiliki beberapa teknik dasar sepak bola yang sering di lakukan oleh setiap pemain diantaranya adalah passing. Passing merupakan salah satu teknik yang mendasar agar tercapainya suatu permainan sepak bola, passing disebut juga sebagai teknik ataupun cara memindahkan bola dari satu tempat ke tempat yang lain, selain itu passing juga salah satu teknik dasar sepak bola yang dilakukan dengan cara yang tidak begitu mudah dan sulit bergantung bagaimana kemampuan keterampilan seseorang dalam menguasai teknik dasar tersebut.

Berdasarkan pengamatan peneliti dan komunikasi awal dengan pengajar, pada saat proses pembelajaran sepak bola mengenai passing yang ada di Smk N 1 Wirosari Kabupaten Grobogan berlangsung terdapat beberapa hal yang menjadikan suatu proses pembelajaran tersebut terlihat tidak efektif dan efisien dalam pelaksanaannya, selain itu juga ada beberapa aspek pendukung proses pembelajaran yang tidak maksimal dalam fungsinya, hal ini tentu saja belum mencapai kriteria yang dapat dikatakan baik secara umum jika dilihat ataupun diamati dari proses pelaksanaannya karena terjadi beberapa faktor yang mempengaruhi terdapat di dalamnya, untuk itu peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai beberapa faktor yang terdapat di dalamnya guna menciptakan pembelajaran yang baru dan menjadikan pembelajaran sebagai tolak ukur kemampuan peserta didik dalam rangka ukur kemampuan peserta didik dalam rangka peningkatan kemampuan dan pengetahuan terkait dengan bermain sepak bola,

Model sistem personal agar siswa selalu senang dan bahagia ,menurut Rusman (2016: 202, h : 43) adalah bentuk pembelajaran dengan cara peserta didik belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. Pembelajaran sistem personal menuntut guru untuk dapat mengelola kelas dengan efektif pada saat menyampaikan materi sesuai dengan prinsip dasar sistem pembelajaran sistem personal tersebut.

Menurut Slavin (2010: h: 153) “sistem personal merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang paling sederhana, dan merupakan model yang paling baik untuk permulaan bagi para guru yang baru menggunakan pendekatan kooperatif”. Dengan adanya model ini guru akan lebih kreatif dan analisis Kemudian Miftahul Huda (2014: h: 204) “sistem personal merupakan salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang di dalamnya beberapa kelompok kecil siswa dengan level kemampuan akademik yang berbeda-beda saling bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran”.jika jumlah peserta didik lebih dari 30 maka langkah terbaik guru mengunakan hal seperti membagi klompok kecil dan inisiatif dalm proses pembelajaran

Sedangkan Menurut isjoni (2016: h: 71) sistem personal “merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal”.sistem personal juga merupakan tipe yang dalam pelaksanaannya tidak begitu mudah dan tidak juga begitu sulit tergantung bagaimana sesorang dapat memahami tipe tersebut,

Menurut Bloom (dalam Agus Suprijono 2016, h: 6) mengemukakan bahwa hasil belajar mencakup kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Domain kognitif adalah knowledge (pengetahuan, ingatan), comprehension (pemahaman, menjelaskan, meringkas, contoh), application (menerapkan), analysis (menguraikan, menentukan hubungan), synthesis (mengorganisasikan, merencanakan, membentuk bangunan baru), dan evaluation (menilai). Domain afektif adalah receiving (sikap menerima), responding (memberikan respon), valuing (menilai), organization (organisasi), characterization (karakterisasi), dan rountinized. Domain psikomotorik juga mencakup keterampilan produktif, teknik, fisik, social, manajerial, dan intektual. Menurut Abdurrahman (dalam Asep Jihad 2008, h: 14) menyatakan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Hasil belajar juga merupakan suatu perangkat keluaran (outputs) dari suatu sistem pemrosesan masukan (input). Masukan dari sistem tersebut dapat berupa bermacam-macam informasi, sedangkan keluarannya adalah perbuatan atau kinerja. Seorang siswa yang berhasil dalam belajar adalah yang berhasil mencapai Tujuan-tujuan pembelajaran atau tujuan instruksional, Sepakbola akan selalu berkembang terus menerus mengikuti zaman yang ada baik itu bagaimana proses latihanya, proses pertandinganya, dan proses peraturanya, didalam sepakbola setiap pemain harus memiliki skill yang mumpuni baik itu fisik, teknik, taktik dan mental dan memiliki sebuah permainan yang modern serta terobosan terobosan yang berkarakter.

Menurut ( Ahmad Atiq, 2018, h: 3) Dalam perkembangannya permainan sepak bola sangatlah menarik untuk diikuti, permainan sepak bola merupakan suatu olahraga yang modern dikarenakan sesuai dengan perkembangan zaman. Sepak bola juga salah satu olahraga yang banyak digemari dan diminati baik secara langsung atau pun tidak langsung di seluruh dunia. Menurut Luxbacher (2016, h: 1) “Sepak bola dikenal sebagai “Bola Kaki” hampir di seluruh dunia, sepak bola merupakan olahraga nasional hampir di seluruh negara di Asia, Afrika, eropa, dan Amerika Selatan”. Kemudian Menurut Feri Kurniawan (2011: 49) sepak bola adalah permainan bola yang sangat popular dimainkan oleh dua tim, yang masing masing beranggotakan sebelas orang, Passing merupakan suatu teknik dasar dalam memindahkan bola dari satu tempat ke tempat yang lainnya pada permainan sepak bola yang mutlak untuk dipahami dan dimengerti. Mengapa bisa dikatakan demikian bagi permainan sepak bola, karena passing juga merupakan salah satu kunci ataupun inti dari permainan sepak bola, jika seseorang baik dalam melakukan passing maka dalam melakukan permainan sepak bola pun akan mengalami hal yang mudah. Passing juga sering disebut sebagai teknik mengoper bola,

Menurut Rachmat Fadillah (2009, h: 25) “teknik mengoper bola adalah teknik yang dilakukan dengan menggunakan anggota kaki (kecuali kipper yang bisa menggunakan tangan kaki dalam pelaksanaannya) untuk memberikan bola ke pemain lain dalam satu tim”. Sedangkan Marta Dinata (2007, h: 6) mengumpan dalam permainan sepak bola dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan kaki bagian luar, bagian dalam, ujung kaki, dan punggung kaki, Berdasarkan beberapa pendapat di atas passing dapat di artikan sebagai suatu teknik dasar memindahkan bola dari satu tempat ke tempat yang lainnya dan merupakan teknik dasar yang sangat berharga dan penting untuk melakukan permainan sepak bola,

Sepakbola akan selalu berkembang terus menerus mengikuti zaman yang ada baik itu bagaimana proses latihanya, proses pertandinganya, dan proses peraturanya, didalam sepakbola setiap pemain harus memiliki skill yang mumpuni baik itu fisik, teknik, taktik dan mental dan memiliki sebuah permainan yang modern serta terobosan – terobosan yang berkarakter.Menurut ( Ahmad Atiq, 2018, h: 3) Dalam perkembangannya permainan sepak bola sangatlah menarik untuk diikuti, permainan sepak bola merupakan suatu olahraga yang modern dikarenakan sesuai dengan perkembangan zaman. Sepak bola juga salah satu olahraga yang banyak digemari dan diminati baik secara langsung atau pun tidak langsung di seluruh dunia. Menurut Luxbacher (2016, h: 1) “Sepak bola dikenal sebagai “Bola Kaki” hampir di seluruh dunia, sepak bola merupakan olahraga nasional hampir di seluruh negara di Asia, Afrika, eropa, dan Amerika Selatan”. Kemudian Feri Kurniawan (2011: 49) sepak bola adalah permainan bola yang sangat popular dimainkan oleh dua tim, yang masing masing beranggotakan sebelas orang.


METODOLOGI


Berdasarkan beberapa pendapat teori di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas (PTK) adalah penelitian yang dilakukan oleh guru untuk memperbaiki kinerjanya sebagai seorang guru untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu kualitas pembelajaran di dalam kelasnya, dengan jalan merancang, melaksanakan, dan melakukan refleksi pembelajaran. Secara umum menurut Suharsimi Arikunto dkk, (2016:42) prosedur atau langkah-langkah penelitian tindakan kelas dapat dilihat ataupun digambarkan sebagai berikut:

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian ini disajikan dalam tahapan siklus-siklus pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan oleh peneliti untuk mengemukakan data baik melalui observasi maupun di online Kemudian data yang telah diperoleh dalam penelitian ini adalah data tentang hasil belajar peserta didik dan kemampuan atau kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran. Data-data hasil penelitian adalah sebagai berikut:

          Hasil Siklus I

Pada tahap Siklus I yang telah di laksanakan di Smk N 1 Wirosari Kabupaten Grobogan terdapat klasifikasi ketuntasan pada tabel berikut ini:

Tabel 1 Hasil Pembelajar Peserta Didik Siklus I

 

Predikat

Interval Nilai

Banyaknya Peserta didik

Presentase

Keterangan

A

90-100

6

16 %

TUNTAS

B

80-89

11

30 %

TUNTAS

C

75-79

10

27 %

TUNTAS

D

50-70

9

25 %

BELUM TUNTAS


Adapun tabel I di atas dengan hasil yang telah di peroleh pada saat melakukan pra siklus dengan ketuntasan 75 sesuai BKM terdapat 27 peserta didik yang tidak tuntas dan 9 siswa yang tuntas dengan persentasi 25%

 

Tabel 2 Hasil Pembelajar Peserta Didik Siklus II

 

Predikat

Interval Nilai

Banyaknya Peserta didik

Presentase

Keterangan

A

90-100

6

16 %

TUNTAS

B

80-89

12

33%

TUNTAS

C

75-79

13

36 %

TUNTAS

D

<75

5

9 %

TIDAK TUNTAS

 

Adapun tabel di atas dengan hasil yang telah di peroleh pada saat melakukan siklus    II dengan ketuntasan 75 sesuai KBM terdapat   37 peserta didik tuntas 92 % artinya sistem personal mampu mendorong kemampuan dan pengetahuan peserta didik untuk selalu belajar

 

DAFTAR PUSTAKA

Aunurrahman. (2008). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Anderson, R. H. 1987. Pemilihan   dan   Pengembangan   Media   untuk.   Pembelajaran.

Jakarta: Universitas Terbuka

Prastowo Andi. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Agus Mahendra, (2000). Senam. Jakarta: Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

                          2009. Pola Gerak Dalam Senam 1. Jakarta: CV Ipa Abong Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ahmad Atiq, Muhammad Ali,Kumbul Selamet, Mimi Haetami 2019 Sepak Bola Untuk Pemula Pola Latihan Sepak Bolacakrawala Cendekia,Bekasi

                     2018 Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Sepak Bola Berbasis Bermain Untuk Atlet Pemulausia 8-12 Tahun, Sidoharjo, Zifatama

 

Dadan Heryana dan Giri Verianti. (2010). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD-MI Kelas V. Jakarta:Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional.

 

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineke Cipta. Husdarta dan M. Saputra, Yudha. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga. Muhajir. (2006). Pendidikan Jasmani Teoridan Peraktik 1. Jakarta: Erlangga.

Pribadi, Benny. (2009). Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT Dian. Rakyat. Purwanto. (2013). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosdiani, Dini. (2013). Perencanaan Pembelajaran Dalam Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Bandung: Alfabeta, CV.

Rachmawati. Tutik. (2015). Teori Belajar dan Proses Pembelajaran yang Mendidik.

Yogyakarta: Penerbit Gava Media.

Reker, G.T. (1997). Personal meaning, optimism, and choice: Existential predictors of depression in community and institutional elderly. Vol.37, Iss. 6; pg. 709, 8 pgs. Diakses pada 24 Desember 2014, dari www.proquest.com

Syaiful Sagala.2005, Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung,CV. Alvabeta.

Sudjana, Nana. 2010. Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Memepengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyanto. 1993. Perkembangan dan Belajar Gerak.Jakarta.Derpartemen. Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta

Slavin, R. E. (2005). cooperative learning teori, riset dan praktik. Bandung: Nusa Media. Slavin, R. E. (2010). Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa

Media

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016. SMK NEGERI 1 WIROSARI - All Rights Reserved

Published By TIM TI SMK N 1 Wirosari | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger